twitter
rss

Pukul 04.00 pagi di awal Februari ini, aku liat Facebook, update status optimisme bisa menyelesaikan tanggungjawab di bulan ini. Lalu buka album lama di Facebook, aku menemukan kembali satu foto kenangan masa kecilku dulu.


Seorang anak kecil dipangku seorang nenek yang begitu mengasihinya. Anak kecil itu aku ^^v
Aku rindu padanya, terpikir untuk menuliskannya di blog (jam 4 pagi nulis tentang nenek yang sudah meninggal (seram juga).
Ga kebetulan, playlist Batak di HPku tiba pada lagu "Uju Ni Ngolukku"

Ya, beliau nenekku. Kami biasa memanggilnya "Inang Matua". Ibu dari ayahku. Ayahku anak bungsu dari 5 bersaudara, jadi sejak ayah menikah mama ikut tinggal bertiga bersama inang, ayah dan mama..Usianya bisa bayangin sendiri ya, mungkin di foto itu aku sedang berusia setahunan, dan beliau udah setua itu. Inang memang sudah meninggal, tutup usia 102 tahun pada 15 Agustus 2005, ga nyangka udah selama ini. -___-
Dalam hal ini aku ngacungin jempol deh ke mama, sanggup hidup rukun dan damai dengan mertua selama 17 tahun pemirsah..Sanggup merawat mertua yang sudah sangat renta dengan penuh kasih sayang. Kitab terbuka hidupmu untukku ma..

Secara emosional aku terikat cukup kuat dengannya, kenapa?