twitter
rss

Tampilkan postingan dengan label Love Letter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love Letter. Tampilkan semua postingan

Hallo my dear one..
Maafkan aku tidak mengirimimu surat untuk sekian lama..Bukan karena aku ga kangen sama kamu, tapi kesibukanku akhir-akhir ini cukup menyita waktu dan perhatianku. Ga perlu khawatir, yakinlah aku tetap menyisipkan sosokmu yang belum bernama dalam doa-doaku..

How's life dear?
Aku berharap kamu sedang semangat-semangatnya mempersiapkan masa depan kita. Bekerja dengan giat, sembari membangun karakter melalui pengalaman manis maupun pahit dalam pekerjaan kamu.
Aku percaya kamu bukan pria materialistis yang money oriented, dan aku yakin aku akan sangat bersyukur karena kamu adalah pria dengan prinsip Christ Centre, yang terus berjuang mengerjakan visi pribadimu..Wah,apakah aku berlebihan menilaimu?
Aku mau sedikit bercerita mengenai pria di suratku yang kedua,yang aku pikir itu kamu. Aku salah, dia bukan kamu. Dan aku sangat bersyukur tak lama setelah surat kedua tersebut kutuliskan, Tuhan memberikanku konfirmasi. Maafkan aku ya, mungkin itu juga cara Tuhan menajamkan kepekaanku akan kamu yang sebenarnya. Tenang, aku tetap berani jamin aku ga berlebihan ko. Aku hanya berdoa, tidak bermain dengan perasaan dengannya.
Aku menuliskan surat ini sembari mendengarkan alunan piano Yiruma,Kiss The Rain, yang menambah melownya suasana hati.Aku ga pernah bosan mendengarkannya, kapan saja aku pasti mau disuguhi musik ini..Nanti kita dengar sama-sama ya, bahkan aku akan sangat senang kalau kamu mau belajar nadanya dan memetiknya dengan gitarmu..
Iya sabar sabar, sekarang aku uda mau cerita tentang keadaanku ko..Maklum,dengan kesanguinisanku, terlalu banyak hal yang selalu ingin kuceritakan, suatu saat kamu akan paham dengan bawelanku, dan mungkin harus banyak mengelus dada menahan sabar hahahaha..
Aku baik aja, walau sedikit lelah dengan rutinitas Senin-Minggu. Mungkin kalau kamu ada disini sekarang, aku harus menadahkan telingaku mendengar omelanmu mengenai aktivitasku yang sangat padat dan tak jarang keteteran. Iya aku mengaku kurang baik memanajemen waktuku, bahkan kurang berhikmat dalam menerima setiap tanggung jawab.Terlalu banyak hal yang harus kukerjakan,dan tak jarang aku ga punya waktu cukup mengerjakannya. Aku sendiri bingung hal apa yang harus kuprioritaskan. Tapi aku janji akan perbaiki, sembari kembali menata hidupku lebih baik lagi.
Puji Tuhan sejauh ini aku masih berjuang untuk tetap menjaga hubungan pribadiku dengan Tuhan, tetap berdoa, baca firman dan mengisi diri. Karena aku tau, aku mampu menjalani semua ketika aku begantung penuh padaNya. Walau kadang aku jatuh, tapi Roh Kudus selalu menolongku kembali bangkit. Apa ini juga berkat doa kamu ya? :D
Saat ini, ada pria yang mendekatiku, dengan perkenalan yang unik sebenarnya. Dia mengajakku untuk berdoa, bergumul bersama. Melihat kebaikan hati dan ketulusannya, aku merasa ga ada salahnya menguji dengan doa. Apapun jawabannya aku serahkan ke Tuhan..
Kembali aku berjanji, bahwa aku tidak akan bermain-main dengan perasaanku, aku akan menjaganya dengan baik.
Semoga aku tetap mendengar Roh Kudus berbicara. Dan biarlah nuraniku mengajariku apa yang benar, yang sesuai kehendak Allah..Amin
Sampai disini dulu ya, aku akan segera menuliskan suratku untukmu. Semoga sifat malasku ga merajai..
Tuhan memberkati

Surat kedua yang kelamaan di draft...

"Praying for you"

Dear abang,
Malam ini, tepatnya pukul 20:27 29 Juli aku menuliskan surat keduaku. Masih ingat isi surat pertamaku kan?:)
Apa kabar kamu disana? aku harap baik aja..

Kabarku baik, aku makin gemuk seiring dengan tingginya selera makanku selama aku bekerja di sekolah ini. Kamu tau gak, makanan disini tuh enak banget, jadi jangan salahin aku kalau aku makannya banyak dan gagal diet melulu hihihi..:p
Iya, iya, aku akan berusaha sedikit diet supaya gemuknya ga kebangetan. Aku tau kamu akan terima aku apa adanya, namun aku tetap ingin kelihatan cantik dan menarik untukmu..*kurangapalagicoba
Akhir-akhir ini aku belajar make up, lagi rajin baca-baca tutorial model rambut yang lucu-lucu, tutorial skin care dan lainnya yang dulu bukan aku banget. Kayanya aku uda ada tanda-tanda jadi wanita tulen yang suka kecantikan hahaha..
Iya memang, aku masih belajar banget cara pake eye liner yang ribet itu, mascara, blush on dan banyak lainnya yang mulai aku beli..hahaha..Gapapa, aku hanya ingin belajar memahami dunianya wanita..mihihihi ^^

Syalom bang..
Gimana memulainya ya?deg degan sendiri,serius :D
Terinspirasi dari buku "When God Writes My Loves Story" yang ditulis oleh Eric Ludy dan Leslie Ludy, aku ingin menuliskan surat cinta untukmu, masa depanku. Daripada aku sibuk gegalauan memikirkan teman hidup lebih baik aku mempersiapkan diri dengan baik sembari menunggu kamu datang di depanku. Sebenarnya ini salah satu proktat untuk Juni kemarin, tapi aku ga bisa kasi pikiran dan waktu menuliskannya. Aku terlalu sibuk dan sibuk, bahkan ga punya waktu mengerjakan proktat lainnya. Aku harus benar-benar melatih diri untuk disiplin dan mengatur waktuku dengan baik.
Jujur aja, sampai sekarang aku ga punya gambaran siapa kamu, asalnya dari mana, marga apa (kalau bermarga), umurnya berapa, pekerjaannya apa,dlsb. Ga punya gambaran sama sekali, lain hal kalau kamu sudah bertemu denganku. Mungkin sudah punya gambaran :D
Duh seriusan aku blank ga tau mau bilang apa sama kamu, berasa gila gitu lo bicara sendiri dengan orang yang belum tau wujudnya hahaha..Tapi aku percaya dan meyakini kamu sudah terlahir ke dunia, kalau belum, ntar aku dituduh pedofil ama orang-orang, lagi marak kan kasus pedofil..
Dari buku itu aku semakin diteguhkan dan dikuatkan untuk menjaga kekudusan hidupku, dan melindungi harta karunku untuk kupersembahkan dengan utuh untukmu. Aku berkomitmen untuk tetap menjaga diriku dengan baik, sebelum kita sepakat untuk saling menjaga satu sama lain dalam ikatan pernikahan yang sah.
Aku selalu berdoa semoga kamu juga melakukan hal yang sama, menjaga kekudusan hidup, mencari Allah dan membina hubungan yang intim denganNya. Aku meyakini, sembari Allah mempersiapkanku, kamu juga dipersiapkan olehNya disana, di tempat yang aku sendiri belum mengetahuinya.
Kamu jangan heboh-heboh dengan wanita lain sebelum kita bertemu, aku punya penyakit sejenis cemburuisme, jangan habiskan harta karunku ya, Itu hak ku,tolong jaga dengan baik :D Aku tau aku pasti akan berusaha menerima dengan lapang dada, seberapapun harta karun itu tersisa, tapi alangkah bahagianya menerima harta karunku masi utuh dan tidak banyak noda. Demikian yang kupikirkan tentangmu, maka dari itu aku sangat bersemangat menjaganya untukmu.
Sering sekali aku merenungkan, di usiaku yang hampir 25 tahun ini, aku belum memiliki pacar bang, trus aku masih sering tidak menyadari kalau aku udah dewasa, wanita dewasa, bukan lagi gadis remaja yang masih bisa bercentil ria. Ada banyak tanggungjawab dan tuntutan yang kuemban saat ini. Jujur sih, aku merasa kamu sudah waktunya mulai menampakkan diri, karena aku merasa sudah membutuhkan seseorang untuk belajar bersama-sama di dalam sebuah hubungan. Kamu tau gak, aku sudah ingin belajar gimana rasanya mendampingi seorang pria (bukan berarti harus menikah sekarang),