twitter
rss

Aku ga ingat tanggal tepatnya pertama kali menerima Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat pribadiku, antara 23 atau 30 Juli 2005, yang pasti momen itu terjadi ketika Persekutuan Siswa Kristen (PSK) SMA N 4 Pematangsiantar mengadakan kebaktian awal tahun ajaran untuk menyambut siswa-siswa baru yang selalu dipergunakan sebagai kesempatan untuk menjangkau siswa baru dan lama untuk ditantang mengikut Yesus.

Hari itu sangat istimewa, menyadari benar akan keberdosaan diri dan betapa aku membutuhkan Dia sebagai penyelamatku. Tak terasa, hari itu berlalu 10 tahun yang lalu, yang artinya sudah 10 tahun aku mengenal Dia secara pribadi dan memahami makna hidup yang sebenarnya.

Kalau aku merenungkan kembali perjalanan kehidupan rohaniku selama 10 tahun ini. memang luar biasa Tuhan menyatakan rencanaNya bagiku. Banyak berkat yang dirasakan, pengalaman rohani yang indah bersama saudara seiman dan dengan Dia sendiri, sangat menikmati bagaimana rasanya dicintai dengan murni dan tulus, merasa sangat berharga, banyaknya perubahan hidup yang dirasakan baik dalam karakter dan pandangan hidup. Sedikit demi sedikit Tuhan membukakan rencanaNya atas hidupku, aku berharga dimataNya, fakta itu selalu menghangatkan hatiku bahkan di situasi apapun yang sedang terjadi. 

Selama mengenal Dia, bukan berarti hidupku selalu baik saja dan tidak ada tantangan, banyak sekali tantangan yang dihadapi. Tetapi semua dapat dijalani dengan baik karena ada Dia yang senantiasa menyertai. Semua masalah yang ada dipandang sebagai bagian dari pembentukan iman kepada Tuhan, belajar untuk memikul salib dan bayar harga dalam masa berjuang untuk hidup benar dan menyenangkan Tuhan.

Aku menyadari bahwa Tuhan merancang hidupku dengan sempurna, namun tak jarang kekhawatiran akan masa depan menghantui dan mengganggu ketenangan jiwa. Namun ketika mengingat kembali kasih setia Tuhan, mustahil rasanya Dia menyertaiku sejauh perjalananku kalau Ia berencana meninggalkanku suatu saat nanti. Dengan menyadari itu, selalu kembali dikuatkan untuk melangkah, mempercayai tuntunannNya dan terus berjalan perlahan sembari mendengar suaraNya untuk langkah selanjutnya.

"Lebih baik merangkak menuju rencana Allah, daripada berlari namun menjauh dari rencanaNya", itulah prinsip yang kupegang dalam hidupku. Mungkin ada banyak cara berpikir dan cara pandangku yang sulit dipahami orang lain, ada banyak keputusan yang dianggap aneh, namun percaya bahwa pilihan yang sudah didiskusikan dengan Dia adalah yang terbaik, cepat atau lambat orang lain akan memahaminya. Yang pasti hatiku dan langkahku selalu mengarah kepada petunjuk dan tuntunanNya.

Tuhan Yesusku, anakMu yang kecil ini sudah berjalan sejauh ini, Aku memang mengenalMu secara utuh dalam 10 tahun ini, namun aku bersyukur sepanjang usiaku Engkau senantiasa memperkenalkan diriMu melalui orang tua, sekolah minggu dan melalui banyak hal dalam hidupku. Selidikilah hatiku, apakah ku sungguh mengasihiMu? Apakah Engkau dipuaskan dengan hidupku ini?

Dalam perjalanan 10 tahun bersama dengan Yesus, ada banyak pilihan-pilihan hidup yang sesuai



Pertama kali dengar lagu in pas latihan retreat pembinaan Psikologi USU, Rima (MC pilih lagu ini sebagai salah satu pujian dalam sesi KKR). Dari awal dengar langsung suka, jatuh cinta, menikmati banget. Bisa banget bawa kita menikmati Tuhan, merenungkan lagi kasih setia Tuhan.

Emang bener banget yah, mengenal Yesus itu hal terbaik yang pernah ada dalam hidup kita. Ga ada yang bisa dibandingin, hubungan dengan Yesus adalah hubungan terbaik yang dapat kita miliki. Beruntung banget ya kita dipilih Yesus, diselamatkan, disertai sehari-hari dan hidup kita direncanakan dengan sempurna.

Merasa disayang banget ga sih dengan semua perlakuan Yesus dalam hidup kita?
Jujur aku lagi nikmatin banget gimana Tuhan mengatur dan mengarahkan hidupku sedemikian rupa, terasa banget dalam setiap keputusan dan langkah hidup yang aku ambil. Dia uda rencanain semua, aku tinggal ikutin arahan Dia aja dengan taat (walau kadang bandel juga) haha.. Bersyukur banget ada di keadaan sekarang, walau mungkin orang melihat aku belum jadi apa-apa, pengangguran pulak. Tapi inilah pilihan hidupku, ceritanya nanti ya guys (eh ada yang baca kan ya? anggap aja ada :P )

Di post lain bakal aku ceritain yah gimana kehidupanku selama beberapa bulan ini, yang bener-bener ga di post karena blog jarang update hiks..

Karena lagunya dinikmatin banget, dan jiwa "share" aku langsung bilang ga enak menikmati sesuatu sendirian,  jadinya niat banget mau share di blog, supaya teman-teman juga bisa menikmati lagu ini. Ini lagu lama tapi emang beneran baru dengar nih.
enjoy guys..

Lirik:

Amsal 6:9-10 ; Yesaya 40:31
Zona nyaman menurut Alasdair White adalah aktivitas mental dimana seseorang menjaga dirinya dari rasa cemas dengan menggunakan perilaku-perilaku yang menciptakan performa yang stabil dan biasanya diikuti perasaaan menghindari resiko.
Zona juga merupakan keadaan dimana perasaan kita tenang, tidak memiliki hambatan/tantangan yang cukup berat dan kita  merasa berada di titik aman.
Contoh zona nyaman adalah malas bangun pagi untuk saat teduh dan berdoa, di pekerjaan lebih memilih berbohong daripada harus berintegritas tapi jabatan terancam, di pelayanan tidak mau mengambil bagian di seksi karena takut sibuk dan capek.
Dari nats Amsal 6:9-10 kita bisa melihat bagaimana Firman Tuhan menegur kita untuk tidak terus berada dalam zona nyaman kita, kita melihat bahwa berbaring dan tidur diidentikkan dengan kemalasan, kemalasan identik dengan ketidakmauan melakukan sesuatu. Dan kemalasan itu juga merupakan zona nyaman bagi kita. Zona nyaman memang seringsekali menyenangkan dan kita sering tidak menyadari ada dampak yang kita alami ketika kita tidak mau beranjak dari zona nyaman kita.
Dalam hal membina hubungan pribadi dengan Tuhan, sering malas berdoa, malas bangun pagi untuk bersaat teduh, tanpa disadari kita kehilangan banyak kesempatan untuk menikmati waktu berdua dengan Allah, berdoa, merenungkan firmanNya, dan mendapat kesegaran baru menjalani kehidupan di dalam Tuhan. Juga seringkali zona nyaman kita dalam dunia maya dan kesibukan pribadi kita, membuat kita kehilangan komunikasi yang intim dengan keluarga kita.
Dalam pelayanan pemuda pun sering sekali kita kehilangan kesempatan untuk mengenal satu sama lain, mengembangkan talenta lebih baik, belajar banyak hal dari persekutuan, konflik satu sama lain yang memperkuat iman dan membentuk karakter kita, hanya karena kita tidak mau beranjak dari zona nyaman kita untuk mengikuti kegiatan pemuda secara aktif.
Salah satu zona nyaman yang sering sekali sulit untuk kita tinggalkan adalah dosa-dosa kesayangan

Hallo my dear one..
Maafkan aku tidak mengirimimu surat untuk sekian lama..Bukan karena aku ga kangen sama kamu, tapi kesibukanku akhir-akhir ini cukup menyita waktu dan perhatianku. Ga perlu khawatir, yakinlah aku tetap menyisipkan sosokmu yang belum bernama dalam doa-doaku..

How's life dear?
Aku berharap kamu sedang semangat-semangatnya mempersiapkan masa depan kita. Bekerja dengan giat, sembari membangun karakter melalui pengalaman manis maupun pahit dalam pekerjaan kamu.
Aku percaya kamu bukan pria materialistis yang money oriented, dan aku yakin aku akan sangat bersyukur karena kamu adalah pria dengan prinsip Christ Centre, yang terus berjuang mengerjakan visi pribadimu..Wah,apakah aku berlebihan menilaimu?
Aku mau sedikit bercerita mengenai pria di suratku yang kedua,yang aku pikir itu kamu. Aku salah, dia bukan kamu. Dan aku sangat bersyukur tak lama setelah surat kedua tersebut kutuliskan, Tuhan memberikanku konfirmasi. Maafkan aku ya, mungkin itu juga cara Tuhan menajamkan kepekaanku akan kamu yang sebenarnya. Tenang, aku tetap berani jamin aku ga berlebihan ko. Aku hanya berdoa, tidak bermain dengan perasaan dengannya.
Aku menuliskan surat ini sembari mendengarkan alunan piano Yiruma,Kiss The Rain, yang menambah melownya suasana hati.Aku ga pernah bosan mendengarkannya, kapan saja aku pasti mau disuguhi musik ini..Nanti kita dengar sama-sama ya, bahkan aku akan sangat senang kalau kamu mau belajar nadanya dan memetiknya dengan gitarmu..
Iya sabar sabar, sekarang aku uda mau cerita tentang keadaanku ko..Maklum,dengan kesanguinisanku, terlalu banyak hal yang selalu ingin kuceritakan, suatu saat kamu akan paham dengan bawelanku, dan mungkin harus banyak mengelus dada menahan sabar hahahaha..
Aku baik aja, walau sedikit lelah dengan rutinitas Senin-Minggu. Mungkin kalau kamu ada disini sekarang, aku harus menadahkan telingaku mendengar omelanmu mengenai aktivitasku yang sangat padat dan tak jarang keteteran. Iya aku mengaku kurang baik memanajemen waktuku, bahkan kurang berhikmat dalam menerima setiap tanggung jawab.Terlalu banyak hal yang harus kukerjakan,dan tak jarang aku ga punya waktu cukup mengerjakannya. Aku sendiri bingung hal apa yang harus kuprioritaskan. Tapi aku janji akan perbaiki, sembari kembali menata hidupku lebih baik lagi.
Puji Tuhan sejauh ini aku masih berjuang untuk tetap menjaga hubungan pribadiku dengan Tuhan, tetap berdoa, baca firman dan mengisi diri. Karena aku tau, aku mampu menjalani semua ketika aku begantung penuh padaNya. Walau kadang aku jatuh, tapi Roh Kudus selalu menolongku kembali bangkit. Apa ini juga berkat doa kamu ya? :D
Saat ini, ada pria yang mendekatiku, dengan perkenalan yang unik sebenarnya. Dia mengajakku untuk berdoa, bergumul bersama. Melihat kebaikan hati dan ketulusannya, aku merasa ga ada salahnya menguji dengan doa. Apapun jawabannya aku serahkan ke Tuhan..
Kembali aku berjanji, bahwa aku tidak akan bermain-main dengan perasaanku, aku akan menjaganya dengan baik.
Semoga aku tetap mendengar Roh Kudus berbicara. Dan biarlah nuraniku mengajariku apa yang benar, yang sesuai kehendak Allah..Amin
Sampai disini dulu ya, aku akan segera menuliskan suratku untukmu. Semoga sifat malasku ga merajai..
Tuhan memberkati

TEACH
You'll be amazed at the different you can make

Lagi-lagi draft yang dibongkar..
Tertanggal 28/03/2011

Setiap orang pasti sudah sangat sering dibukakan dan diingatkan tentang kasih. apa sih makna kasih?
di minggu-minggu passion ini aku sungguh banyak ditegur tentang kasih..
terkadang aku berpikir, bagaimana perasaan Yesus ketika Ia disiksa,diludahi,dicambuk?
Ia adalah Allah,Ia pasti sanggup untuk melepaskan diri, bahkan membumi hanguskan semua orang yang melukai Dia..
tapi kenapa Dia tidak melakukannya? Ia taat dan setia kepada tujuanNya datang kedunia..Misinya ke dunia adalah untuk mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia.
dan Dia harus menanggu segala sesuatunya, supaya misi itu tercapai dan diselesaikan dengan sempurna..


Ngubek-ngubek draft..
Tertanggal 24/02/2011..
Aku sedang bergumul tentang apa gerangan saat itu?
Sampai sebegininya haha..
Oh iya, sepertinya aku sudah tau ini tentang apa..ckckck

Tuhan,aku capek,aku lelah,aku ga tau lagi apa yang harus aku katakan lagi kepadaMu..
Aku tau Kau pasti lebih mengerti dan paham melebihi apa yang dapat aku ungkapkan..
Dan aku juga tau Engkau sedang memperhatikan perkaraku..
Apa yang ingin Engkau bukakan

Setelah lama tersimpan di draft..mihihi..

Sejak awal bekerja disini bersama dengan seorang rekan kerja yang sudah dianggap sebagai kakak, aku dan beliau mendapati bahwa kami menyukai satu lagu yang sama. Bahkan kami menyepakati lagu ini sebagai lagu wajib kami sebagai konselor, yang akan terus mengingatkan kami melayani dengan hati yang murni, seperti emas. Dan aku ingat beberapa waktu pada saat itu Tuhan terus mengingatkanku mengenai kemurnian hati, melalui saat teduh, ibadah di gereja dan juga proses pembentukan melalui kesediaan diri memberikan pertolongan secara intens kepada seorang teman yang membutuhkan.

Purify my heart
Let me be as gold and precious silver
Purify my heart
Let me be as gold, pure gold

Refiner's fire
My heart's one desire
Is to be holy

Set apart for You, Lord
I choose to be holy
Set apart for You, my Master
Ready to do Your will

Purify my heart
Cleanse me from within
And make me holy

Purify my heart
Cleanse me from my sin
Deep within

Semakin hari kemurnian hatiku semakin diuji oleh Tuhan, aku menyadari itu karena aku yang memintanya, meminta supaya Tuhan terus melatihku untuk memurnikan hati. Sejujurnya aku merasa sangat berat, sangat sakit, aku ingin menangis sekeras-kerasnya ketika menuliskan ini.

Pengalaman memang sangat banyak mengajari kita. Siang itu sekitar bulan Juli aku lagi serius memeriksa hasil Psikotes siswa, karena dikejar deadline jadi harus benar-benar serius dan cepat. Yah, namanya aku serius pun tetap sok multitasking, sambil bbman serius dengan Desy, juga sambil ngurusin dagangan :D
Teringat harus transaksi a.k.a kirim uang ke suplierku, yang namanya Sinta. Tiba-tiba ada sms masuk bunyinya seperti ini:
Rek Mandiri
A/N : Sinta Yuliana
No Rek : 1690.000.277.902
Usahakan dikirim hari ini
Awalnya aku kaget dengan sms itu, mikir mungkin Sinta ganti rekening, soalnya selama ini aku kirim ke rekening mandiri suaminya, karena dia pakai rekening BCA yang ga join dengan rekening BNI. Aku sms Sinta ke nomornya yang biasa, ga dibalas. Aku BBM dia "Cek" di R. Mungkin karena aku lagi penat memeriksa hasil Psikotes,BBMan serius, dan lainnya aku jadi ga pikir panjang. Aku transfer uang senilai 1.375.000 via sms banking BNI. Jumlahnya ga terlalu banyak memang, tapi di kantong saya sejumlah tersebut cukup terasa manfaatnya :D
Setelah transferan berhasil, saya forward bukti transfer sms banking nya ke Sinta. Tapi Sinta bilang itu bukan nomor rekeningnya. Saya kaget, lalu konfirmasi lagi, saya berpikir Sinta ganti rekening..Ternyata bukan.. Sepertinya hanya kebetulan saja seorang penipu bertepatan sms saya di saat saya ingin transfer ke Sinta..
Saya menyadari saya sudah salah transfer ke penipu. Saya tetap tenang, padahal beneran ga cukup uang lagi mau transfer ke Sinta yang asli, bersyukurnya Sinta udah beneran percaya aku karena uda langganan hampir 2 tahun.
Saya mulai berpikir jernih, dan melakukan step-step berikut, walaupun duitnya baru balik setelah hampir 4 bulan -___________-
1. Menghubungi call centre bank Mandiri,

Late Post..10 Oktober 2014
Ulang tahun kali ini ntah kenapa malas evaluasi diri, malas update, malas merenungkan semuanya, intinya ga semangat untuk menyambutnya..
Padahal ini angka istimewa, 25 tahun bok..yampun..
Hari itu bener-bener pengen sendirian, dalam kesunyian, tetiba mellow ga jelas, tapi apa daya, pengerecok selalu datang (tidak) tepat waktu.. Lumayan berwarnalah hari itu akibat kehebohan ini.
Kondisi ingin menyendiri disebabkan kelelahan fisik dan psikis, butuh liburan, butuh -pasangan-, butuh ini dan itu..
Paling butuh sebenarnya doa dari kalian, terimakasih untuk doa-doa yang dengan tulus dipanjatkan untuk saya..Merasa sangat bersyukur memiliki kalian semua :*
Semoga aku semakin bertumbuh dewasa dan membanggakan keluarga, kalian semua dan terutama Tuhan..
Wishku tahun ini yampun kalian uda pasti tau la kan?hahahaha....

Hmm, setelah beberapa berlalu, akhirnya merendahkan hati ingin evaluasi diri. Teteup, aku menemukan diriku harus banyak diperbaiki dalam banyak aspek hidup seorang wanita.. Udah menyadari benar, tinggal aplikasi perubahan hidup..
Semoga semakin taat memulai dari hal-hal kecil, sampai akhirnya Tuhan bilang : kamu udah siap untuk melanjutkan hidup ke jenjang berikutnya..Asiikkk..
Sabar aja menunggu saat itu, tetap menjadi wanita yang mengalami kepenuhan dalam Tuhan..
Ini bicarakan apa ya?hahaha..saat-saat buru-buru gini juga keinginan mencoretkan hal kedua terpenting dalam hidup ini muncul..
Oke selamat menikmati foto-fotonya...
Nanti kalau niat di update lagi curcol ga jelas ini..

God Leads, Guides and Counsels Us Through:
 - His Holy Word
– By Reading & Meditating on The Bible, God’s Word
- Regular Communication With God By Praying (Talking) & Listening to God Every Day
- Our Visions, Convictions, Dreams, Aspirations and Passions
- Opportunities We Have, i.e. Opportunities God Brings Our Way
- Godly Advice From Others
- God Speaking to us, Speaking to our Hearts
- Doing His Will (From His Word), Walking in His Way, Humbly Living Our Lives For Him
– We learn to know what pleases God

The Test of Knowing Him
 Now by this we know that we know Him, if we keep His commandments. He who says, “I know Him,” and does not keep His commandments, is a liar, and the truth is not in him. But whoever keeps His word, truly the love of God is perfected in him. By this we know that we are in Him. He who says he abides in Him ought himself also to walk just as He walked.” (NKJV)

The Ten Commandments – Exodus 20: 2-13 – Still very relevant today!!!
In summary, live a life that pleases God by reading and following his word,

Ada banyak percakapan setiap hari yang mengundang gelak tawa, namun tak jarang pula berganti dengan tangisan yang menghabiskan stock tissue.. Suatu saat nanti aku pasti merindukan masa pembelajaran ini, masa pertumbuhan melalui melayani remaja yang sungguh haus akan kasih..
Beberapa percakapan aku rekam dalam memoriku, dan kutuliskan disini..

C: Counselor
S: Student (Namanya JC, SMP, Langganan, tiap hari datang kombur)
S: Bu bla bla bla..(bacrit ½ jam)
dulunya saya penganut kapitalisme bu..(sambil ngunyah french fries 2000)
C: dulunya itu kapan? (umurmu baru berapa nakk...nakk..)
S: dulula buk..pokoknya saya kapitalisme..sekitar 2003 saya sudah penganut kapitalisme (hosshh..hoshhh… *kepedasan)
C: Emang kamu lahir tahun berapa? ‪#‎krikkrik‬
S: 2002 buk…
C: AHAHHAA.umur 1 tahun kamu ngerti apa soal kapitalisme?
S: Iya bu, saya sudah bisa bicara “kapitalisme” (suara bayi) disitu..
C: HAHAHAHA…Udalah ga masuk akal cerita kamu nak..
S: *Merasa sial.. bu saya mau ke toilet bu,pedas bu..sakit perut
C: HAHAHAHA.
S: ~~~ ngacir ke toilet..


Masih celoteh si JC
C: Counselor
S: Student Junior High School (tiap datang cerita politik)
C: Kenapa semalam ga datang nak, ga tepat janji?
S: Saya ga bisa bangun bu hehe ^^ (nyengir)
Bu bu, tau ga bu.. bla bla bla (ceramah masalah politik Amerika dengan gaya mengajari)
Ibu mau baca?*tunjuk HP
C: kamu aja yg bacakan..(Dengerin..nyimak..)
S: blablablabla…
C: Kamu ini ya, bangun tidur aja belum lulus bicaranya politik aja
S: Saya ga mau jadi karyawan bu, saya mau mempekerjakan (gaya pongah)
C: kamu bangun tidur aja belum lulus, gimana mau mempekerjakan orang?
S: ya juga ya bu (garuk-garuk)
C: AHAHHAAH…*ga sanggup liat ekspresinya
dan dia masih berceloteh ke konselor sebelah wakakaka

S: Student
C: Counselor
S: Bu saya mau tany
a mengenai lucid dream (mimpi sadar),itu bisa nyata ga bu?
C: bla bla bla..oiya, mengapa kamu ingin tau mengenai lucid dream ini?

Copas dari Facebook..Pertama kali baca kekeh ga berenti haha..

KISAH NYATA
Hati2 bagi orang medan, siantar dan sekitarnya, di terminal tsb ada
"Angkot Misteri" jangan sampai kejadian tersebut terulang pd diri
anda/keluarga anda. Tepatnya pada malam minggu kemarin
bertempat di terminal kira2 jam 8 malam ada seorang wanita naik angkot. Didalam angkot cuma ada dirinya tanpa ada penumpang lain,
tidak biasanya hari itu sangat sepi. Kemudian angkot berangkat karena
tidak ada penumpang lain. Saking capeknya Wanita tersebut
mengantukdan tertidur di dalam angkot. Tepat pd jalan yang sepi si
wanita terbangun dan merasa angkot lajunya sangat pelan. Ia
langsung melirik ke arah kemudi, betapa kagetnya dia saat melihat ke
depan, angkot berjalan tapi tak ada sopirnya. Tanpa menunggu lama
wanita tersebut menjerit dan minta tolong. Wanita tersebut langsung
memalingkan kepalanya kearah kaca jendela dan membukanya,
bermaksud mau minta tolong siapa tahu ada orang yang lewat. Saat
mengeluarkan kepalanya wanita tersebut tambahkaget karena ada
sebuah kepala yang nongol di jendela sambil ngomong:
"Gak usah teriak-teriak ito, ya dibantuin dorong, angkotnya MOGOK
Ito.....
Hehehehe..... Gak usah tegang-tegang kali bacanya ??

Ini tulisan teman KTB semasa SMA,sangat menyentuh dan -mendarat-, dengan pengajaran dan pemahaman yang benar..
 Silahkan dinikmati

Marriage

Pernikahan harusnya menjadi rencana Allah.
Mengapa kita merasa bahwa kita berhak atas pernikahan.
Allah yang menganugerahkan segala sesuatu.
Allah yang memberikan pernikahan,
Allah yang memberikan cinta,
Allah yang menciptakan laki – laki dan perempuan.
Namun seringkali kita merasa kita berhak atas pernikahan.


Allah menganugerahkan kepada kita cinta yang tidak terbatas, bukti cinta itu nyata kita lihat melalui pengorbanan Kristus di kayu salib. Tidak akan ada kisah cinta sejati yang dapat mengalahkan peristiwa salib. Dengan cinta-Nya yang begitu besar itu, ia memampukan kita mencintai orang lain, mencintai sesama kita. Cinta itu harusnya lahir dari Allah sendiri.

Allah juga yang merancang ide pernikahan, menyatukan kedua insan dengan prinsip kesepadanan, di dalam institusi yang didasarkan pada Kristus. Allah yang mempersatukan dua daging menjadi satu tubuh. Allah melalui Roh Kudus memimpin pernikahan menjadi keluarga misi yang menjadi berkat bagi sesama manusia. Allah yang mengubah hati pria menjadi seorang ayah, dan wanita menjadi seorang ibu. Allah yang mengijinkan sebuah pasangan memiliki keturunan, mengijinkan seorang wanita memiliki janin dalam perutnya dan melahirkan dengan penuh kesakitan. Membuat seorang pria bangga di balik kaca rumah sakit karena tangisan kecil seorang bayi.

Karena anugerah dan kasih-Nya yang begitu besarlah, seorang suami dan ayah dapat mencintai istri dan anaknya dalam suka dan duka sebagaimana janji suci yang diikrarkan dalam pernikahan. Memilih berada di rumah dibandingkan hangout dengan teman – teman prianya. Memilih mengantarkan anaknya pergi ke gereja pagi dibandingkan tidur. Memilih membantu istrinya di rumah dibandingkan menonton pertandingan sepak bola bersama teman – teman lamanya.

Karena kasih Allah pula yang memampukan

Dear Single Girl,

I don’t know you personally, yet, but there are a few things I want to tell you with the hope that I will get to know you some day. Actually, there are 5 things I want you to know:

1. How to get a man’s attention. The guy that you are looking for isn’t attracted to charm as much as he is Godliness because beauty fades but Godliness GROWS (1 Peter 3:3-5). I know that the culture will tell you that guys are turned away and intimidated by girls that love Jesus and have strong values and convictions. Culture is wrong; boys may be turned away by strong convictions, but men are not. Be the woman God has called you to be, and a godly man will notice.

2. Run from “Prince Charming”. Some girls seem to give attention to every smooth talker and cool dresser that comes their way. Please don’t do that; be patient and wait on a man who is concerned with pursuing Jesus, not another trophy. Only give the GROWING, God fearing man a chance to pursue you. Charm is deceitful, and beauty is vain (Prov 31:30).

3. I am just a guy, not a god. A guy will crumble under the weight of being your god. No other person can complete you or make you happy. There are lots of great physical and emotional benefits that come from a relationship, but none of it is enough to sustain a healthy loving marriage if your faith is not in Jesus.





INI LUCUUUU...LOL









You would be surprised with how many people in your life could be going through depression at this very moment.  People hide it like a paper bag over their heads out of fear of being judged, made fun of, seen as weak, or just not taken seriously.  Depression should not be taken lightly, it holds us down from our purpose and potential in life.  Those who tell you that it doesn’t exist have never experienced depression in their life, therefore not understanding the symptoms and how it’s something that cannot be fixed in a day!  So if you think you are depressed or if you think you know someone else who is, please talk to a friend, a family member, or anyone else in your life that you trust - never overlook the possibility of seeing a doctor for more professional help!!  Your feelings are real, your feelings are shared upon millions.  Don’t hide it, talk to someone about it.  With the right help, you can rediscover your confidence and begin life anew with our undying love and support!

We are right here!!


Surat kedua yang kelamaan di draft...

"Praying for you"

Dear abang,
Malam ini, tepatnya pukul 20:27 29 Juli aku menuliskan surat keduaku. Masih ingat isi surat pertamaku kan?:)
Apa kabar kamu disana? aku harap baik aja..

Kabarku baik, aku makin gemuk seiring dengan tingginya selera makanku selama aku bekerja di sekolah ini. Kamu tau gak, makanan disini tuh enak banget, jadi jangan salahin aku kalau aku makannya banyak dan gagal diet melulu hihihi..:p
Iya, iya, aku akan berusaha sedikit diet supaya gemuknya ga kebangetan. Aku tau kamu akan terima aku apa adanya, namun aku tetap ingin kelihatan cantik dan menarik untukmu..*kurangapalagicoba
Akhir-akhir ini aku belajar make up, lagi rajin baca-baca tutorial model rambut yang lucu-lucu, tutorial skin care dan lainnya yang dulu bukan aku banget. Kayanya aku uda ada tanda-tanda jadi wanita tulen yang suka kecantikan hahaha..
Iya memang, aku masih belajar banget cara pake eye liner yang ribet itu, mascara, blush on dan banyak lainnya yang mulai aku beli..hahaha..Gapapa, aku hanya ingin belajar memahami dunianya wanita..mihihihi ^^

Saya menetapkan hari Jum'at pagi sebagai jadwal rutin untuk melakukan jam doa pribadi di sekolah, karena rekan kerja saya sedang mengajar pada hari tersebut sehingga saya memiliki waktu yang sedikit leluasa untuk berdoa. Saya menyadari bahwa doa-doa tersebut sungguh menguatkan dalam mengerjakan panggilan ini, memberikan makanan serta energi baru bagi saya untuk terus berjuang mengerjakan tanggung jawab di sekolah, di tengah tantangan yang saya hadapi secara pribadi.

Banyak hal yang saya doakan, mulai dari diri saya pribadi dan panggilan hidup, siswa-siswa yang saya layani dan juga yang belum, jajaran di sekolah dan guru-guru, serta pegawai serta petugas kebersihan. Saya sedang belajar taat dengan doa-doa yang hidup, karena sungguh saya mengimani bahwa doa merupakan benteng kehidupan yang sangat kokoh, dan juga mampu mengubah sikap hati saya dalam keadaan seburuk apapun. Sangat bersyukur sejauh ini saya menikmati masa-masa berdoa tersebut, alone with God, mencurahkan apa saja dan memberikan kesempatan kepadaNya untuk menyatakan apa saja.

Beberapa waktu belakangan ini, saya sangat berpikir keras mengenai kuasa dari perkataan, betapa bermanfaatnya kata-kata yang membangun dalam diri seseorang. Iblis sering mengintimidasi dengan pemikiran-pemikiran yang memunculkan keraguan dengan kuasa perkataan yang keluar dari mulut saya dalam setiap sesi konseling dengan siswa.

Pertanyaan-pertanyaan menyudutkan sering iblis nyatakan "Memangnya apa sih manfaatnya kamu banyak berbicara dengan mereka? Kamu pikir kata-katamu itu bisa mengubah hidupnya yang sudah bobrok itu? Alahhh, kamu bisa apa sih, dengan kemampuanmu yang seadanya itu, kamu bisa gitu menolong dia selesai dengan habitnya yang sudah menahun itu?"Dan masih banyak intimidasi yang muncul melalui pemikiran dan hati.
Belum lagi ucapan miring yang sering didengar seakan menegaskan bahwa apa yang dilakukan tidak banyak memberi manfaat, tidak mengubah apa-apa, tidak juga mempengaruhi apa-apa. Pemikiran bahwa keberadaanku disini tidak membawa dampak sering menggerogoti jiwa.

Namun terpujilah Tuhan yang bahkan bertindak selalu lebih cepat daripada yang dapat kita pikirkan. Pemikiran-pemikiran tersebut singgah sungguh hanya sementara, tidak tinggal berlama-lama dan menggerogoti lebih dalam. Tuhan bertindak untuk menguatkan melalui doa-doa dan juga sharing dengan mereka yang selalu mendukung. Bahkan secara tidak sengaja saya dikuatkan oleh pernyataan seorang sahabat, bahwa terkadang dalam sharing kami ketika dia memiliki masalah, dia mengabaikan apa yang saya sampaikan. Namun dalam masa tertentu sering sekali apa yang saya sampaikan direnungkan kembali dan memberi semangat baru baginya. Melalui pernyataannya saya menyadari bahwa kata-kata penguatan yang kita sampaikan suatu saat pasti berguna untuk pendengarnya, diimani saja walaupun pada saat kita berbicara responnya tidak seperti yang kita harapkan.

 Tidak peduli ada atau tidak ada pihak yang menyadari manfaat dari yang saya kerjakan, yang pasti Tuhan melihat dan tidak ada yang sia-sia dalam melayani Dia. Fokus saya bukan pandangan manusia, namun kesenangan Allah atas apa yang saya lakukan. Yang saya andalkan juga bukan diri saya sendiri, namun Dia yang mau memakai dan memberikan kesempatan untuk saya bertemu dan berbagi dengan mereka. Karena saya selalu percaya bahwa setiap siswa yang datang ke ruangan ini adalah titipan dari Tuhan.
Pagi ini saya kembali memikirkan hal tersebut, di angkot menuju sekolah kembali merenungkan betapa berkuasanya perkataan-perkataan yang keluar dari mulut yang berasal dari hati yang tulus dan berhikmat. Sempat mendengungkan lagu Fill my Eyes dalam hati sembari merenungkan kata demi kata dari lagu tersebut..

Profesi sebagai konselor sekolah merupakan salah satu jawaban Tuhan untuk hidup saya yang sangat saya syukuri. Bagaimana tidak, semua hal yang dahulu saya anggap kelemahan, diubahkan dan dipakai Tuhan menjadi kelebihan yang dapat menolong orang lain. Dahulu,saya sangat khawatir dengan sifat saya yang cerewet, terlalu banyak berbicara, sulit mendengar, kritikus, mudah peka akan kesalahan orang, berlidah tajam dan menusuk, tidak sabar dan tidak mampu untuk sekedar membujuk teman yang sedang menangis. Ego saya terlalu besar untuk itu, bukan karena saya tidak empati, bukan juga tidak mampu merasakan apa yang dia rasakan, sungguh saya tidak tahu bagaimana caranya menghibur orang lain dan sungguh saya tidak paham bagaimana saya harus mengekspresikan rasa sayang dan empati.
Namun melalui pembentukan Tuhan, semua kekurangan tersebut perlahan diubahkan, bahkan dipakaiNya untuk menolong orang lain. Saya sendiri tidak menyadari kapan semua itu bisa berubah, saya mendapati saya sekarang berbeda dengan yang dulu. Walau sejujurnya sampai saat ini saya harus berjuang untuk meninggalkan semua sifat lama saya, sering gagal namun bangkit lagi. Firman Tuhan” Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku  bagimu , sebab justru dalam kelemahanlah, kuasa-Ku  menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku”. (2 Korintus 12:9).
Tanpa disadari, saya sekarang seseorang yang (maaf hanya belajar mengenal diri sendiri, bukan menyombongkan atau memuji diri LOL ), tetap cerewet ahahah (walau sudah ada yang mengakui saya tidak cerewet,asyikkk ^^ ) namun sudah lebih mampu untuk menahan diri dari berbicara terlalu banyak dan lebih peka menempatkan kata-kata, sudah “sedikit” lebih mampu untuk mendengar melalui banyak hajaran dari Tuhan, nah, kekritikusan (ko tikus sih pffft) dan kemampuan melihat kesalahan dengan cepat dahulu Tuhan ubah arahnya dan sangat bermanfaat untuk diri saya yang sekarang, saya lebih mudah mengenali peluang-peluang dimana saya bisa memasuki pikiran siswa saya, dengan agak ligat melihat celah dimana saya bisa memperdalam isi cerita kami ke hal-hal yang lebih detail (dulu saya sangat tidak detail, bahkan selalu merasa gagal untuk detail), dan dengan lihai memancing sana sini sehingga tanpa sadar mereka sudah membukakan diri sampai ke alam bawah sadar (Jangan bayangkan saya hebat-hebat amat, saya mungkin agak lebay menggambarkannya, saya biasa aja ko, amatiran).
Setiap hari saya bertemu dengan para remaja dengan berbagai kondisi dan kebutuhan. Saya memiliki peluang yang sangat besar untuk mengetahui apapun yang menjadi beban di hati muda itu. Memiliki kesempatan yang terbuka luas untuk sedikit membalut luka mereka.